Apa yang terjadi
Ke arah mendatar tidak ada gaya, jadi kecepatan mendatarnya tetap dari awal sampai mendarat. Ke arah tegak ada gravitasi, jadi kecepatan tegaknya berkurang, berhenti sesaat di puncak, lalu bertambah ke bawah.
Karena itu lintasannya berbentuk parabola. Naikkan sudut dan peluru melambung lebih tinggi tapi kurang jauh ke depan, turunkan sudut dan sebaliknya. Tanpa hambatan udara, jarak terjauh selalu jatuh di sudut 45 derajat.